Kompleksitas Teknologi Informasi | sistem informasi

Flag Country

free counters

Kompleksitas Teknologi Informasi

Hey man, jumpa lagi dengan saya, disini saya ingin memberikan sebuah paparan tentang Kompleksitas Teknologi Informasi, tetapi disini saya fokus dengan “Software”. Dibalik dengan berkembanganya dunia Software ini, ternyata ada dampak yang cukup serius didalam melibatkan masyarakat. Nah disini kita akan membahas Teknologi Informasi secara kompleks mulai dari masalah yang ada hubungannya dengan hukum dan artificial intelligence (intelegensi buatan).
Pertama dari hukum, telah banyak teknologi komputer yang telah beredar di lingkungan kita, bahkan teknologi komputer hampir 50 % lebih mempengaruhi kebutuhan kehidupan kita. Karena teknologi komputer (software) yang terus berkembang dan meningkat dengan pesat, namun berbagai masalah bermunculan sebagai tantangan dan rintangan yang haruslah kita hadapi.


Masalah yang satu ini, tidak lagi asing bagi kita masyarakat indonesia, ada yang tahu masalahnya?? Nah, ok masalahnya adalah pembajakan software. Kalau kita sadari, apakah di komputer atau laptop anda ada software yang asli?? Saya yakin hampir tidak ada... mulai dari Operating System Sampai dengan aplikasi yang lain pasti menggunakan software bajakan. Hampir semua orang kalau ditanya masalah yang satu ini adalah alasannya karena software yang asli harganya mahal. Memang sangatlah benar jawaban itu harga Microsoft windows yang asli sekitar Rp. 1.000.000,- tetapi kalau kita beli yang bajakan harganya sangat variatif, ada yang 10 rb s/d 30 rb per CD nya. Ini adalah perbandingan harga yang sangat drastis, kalau dari sisi harga, saya sendiri sih lebih memilih yang bajakan, tetapi kalau dari segi safety ke luar negeri saya lebih memilih software original. Pihak hukum (polisi), bisa saja menangkap pelaku pembajak namun bagaimana dengan kita sendiri ? Hampir sebagaian besar dari kita semua memakai software bajakan. Kalau solusinya menurunkan harga software asli, itu sangat mustahil karena pastinya harga software bajakan lebih murah lagi. Walaupun sudah diciptakan alat untuk mencegah dan menghindari software bajakan, namun selama kita masih menghalalkan mengcopy dan memakai software bajakan itu legal, pastinya itu semua akan percuma. Jadi menurut saya solusi dari masalah ini adalah, setiap negara harus tegas dan punya komitmen (jangan hanya komitmen saja, tetapi harus dilaksanakan) untuk mencegah pembajakan software. Kenapa??? Karena kita harus berusaha untuk menghargai karya orang lain. Coba anda bayangkan, anda memiliki sebuah aplikasi yang sangat populer dan anda ingin mempublikasikan karya anda dan bahkan ingin menjualnya dengan harga yang cukup tinggi. Dan setelah anda menjualnya dan mendapatkan keuntungan yang besar, tiba-tiba anda menemukan aplikasi anda telah terinstall di laptop orang lain tanpa harus membelinya terlebih dahulu kepada anda????

Kedua dari dan artificial intelligence (intelegensi buatan), dengan semakin berkembangannya teknologi, benda mati pun dapat berperan serta ditengah-tengah kehidupan kita. Sebagai contohnya adalah Laptop. Laptop dapat melakukan perintah kita dengan system Speech recognition memungkinkan komputer menangkap suara atau kata-kata dari manusia, dan bahkan ada juga komputer yang dapat menjawab dari perintah kita. Program ini dapat membantu ahli medis, pabrik dan di kantor atau bahkan kalangan pribadi. Film Artificial Intelligence karya Stanley Kubrick danSteven Spielberg mungkin dapat dijadikan bahan rujukan untuk perenungan kita akan teknologi.

0 Response to "Kompleksitas Teknologi Informasi"

Post a Comment